K4319058 Nadia Junaedi Penulis Mahasiswa Progam studi biologi.fkip.uns.ac.id Fakultas fkip.uns.ac.id
Belakangan ini, kita pasti tau bukan bahwa keberadaan sampah plastik semakin marak dan menjadi-jadi. Apalagi, sampah botol minuman dan bungkus-bungkus plastik sekali paka lainya. Kebutuhan plastik memang tak tertelakkan karna memang beberapa sifatnya membuat plastik begitu fungsional dan ekonomis. Dan Sampai saat ini sampah masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan sepenuhnya oleh kota-kota di Indonesia
Pada umumnya permasalahan ini di timbulkan oleh beberapa faktor diantaranya, besarnya volume sampah, keterbatasan lahan untuk pembuangan akhir yang di iringi dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi sehingga sampah yang di hasilkan dari aktivitas masyarakatpun akan naik juga dimana hal ini di sebabkan pula oleh adanya teknis pengelolaan sampah yang masih konvesioanal serta kurangnya fasilitas penduduk, hal inilah yang di sampaikan oleh Dosen progam studi ilmu dan Teknologi Pangan FP UNS, Bara Yudistira, S.T.P., M .Sc.
Saat ini, Universitas Sebelas Maret mengalakkan Tumbler dan menyediakan SPAM ( Sistem Penyediaan Air Minum untuk Civitas Akademikanya. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Andreas Suhono mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan ,"SPAM Kampus UNS merupakan Sistem Penyediaan Air Minum yang memanfaatkan Teknologi Ultrafiltrasi (UF) dan catu daya (power supply) yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun dengan kapasitas 2.5 liter/detik melalui Kementerian PUPR dengan anggaran sebesar Rp 13,5 Miliar," tutur Andreas dalam siaran pers, Sabtu (12/3/2016). Semua itu dilakukan untuk mengurangi pertumbuhan sampah terutama sampah yang paling sering di gunakan yaitu sampah botol air minum.
Penyediaan SPAM ini adalah pilihan yang paling tepat saat ini. karena jika peralihan solusi daur ulang, daur ulang adalah sistem pengolahan yang akhirnya menimbulkan sampah baru. Jika beralih dengan pembuatan plastik non degradeble ekonomi masyarakat tidak bisa mengikuti karan dipatok dengan harga yang cukup mahal tentunya. Padahal bisa kita rasakan sendiri bahwa air minum adalah kebutuhan yang sangat diperlukan di setiap waktu.
Universitas yang memiliki konsep green kampus ini, sangat mepedulikan lingkungan dengan berbagai kebijakan-kebijakannya. Universitas ini memiliki lahan asri, pengelolahan limbah, jalut pendistrian , tempat sampah terpisah, pengeloaan Air minum , dan lain sebagainya yang memang benar mendukung kenyamanan civitas akademika dan alam.
Pemasalahan tentang sampah ini cukup darurat dan harus segera diatasi. Dimulai dengan kesadaran diri kita sendiri untuk menjaga alam semesta dan mencegah pengerusakan lebih dari ini. Di harapkan dengan kegiatan ini mampu menghasilkan formulasi dan kebudayaan terbaik dalam penangan sampah khususnya, terlebih bagi dunia kampus sebagai salah satu institusi pendidikan yang memberikan contoh bagi masyarakat luas.
https://uns.ac.id
http://greencampus.uns.ac.i
https://fkip.uns.ac.id
https://fp.uns.ac.id
https://mipa.uns.ac.id
https://pendidikanbiologi.uns.ac.id
https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-3163364/pemerintah-resmikan-sistem-penyediaan-air-minum-di-uns
https://uns.ac.id/id/uns-opinion/larangan-botol-plastik.html